Putaran kedua Moto3 2026 di Autódromo Internacional de Goiânia – Ayrton Senna Brazil 20-22 Maret 2026. MotoGP bertitel Estrella Galicia 0,0 Grand Prix Of Brazil akhir pekan ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Veda Ega Pratama satu-satunya pebalap Indonesia sebagai rider regular Moto3 2026.
Di Moto3 Brazil ini apakah Veda Ega Pratama pebalap Honda Team Asia bisa konsisten tampil bersaing. Veda Ega Pratama sebagai rookie dapat mempertahankan performa apik yang telah dilakukan selama balap perdana Moto3 2026 di Thailand ke balap keduanya di Moto3 Brazil mulai Jumat-Minggu (20-22/3).
Autódromo Internacional de Goiânia – Ayrton Senna Brazil sirkuit telah mengalami renovasi untuk gelaran MotoGP 2026 ini. Terakhir balap MotoGP dihajat sirkuit Autódromo Internacional de Goiânia – Ayrton Senna Brazil tahun 1989 atau 37 tahun lalu.
Lama tidak menghajat balap MotoGP membuat peluang semua pebalap Moto3 sama. Belum pernah balap Moto3 di sirkuit Autódromo Internacional de Goiânia – Ayrton Senna Brazil. Race Moto3 Minggu ini akan menjadi balap perdana.
Kesempatan bagi Veda Ega Pratama pebalap binaan Astra Honda Motor untuk menunjukkan kemampuan dan melanjutkan penampilan kompetitif yang dijalani di seri 1 ke balap moto3 di Estrella Galicia 0,0 Grand Prix Of Brazil nanti. Atau bahkan Veda bisa tampil lebih gacor.
Veda Ega Pratama sendiri bertekad untuk berjuang keras di balap Moto3 yang dijalaninya. “Kami akan terus bekerja keras dan terus meningkatkan performa untuk balapan berikutnya,” kata Veda Ega Pratama usai finish ke 5 di Moto3 pada MotoGP Thailand (1/3)
Sampai seri 1 Moto3 2026, Veda Ega Pratama berada di urutan ke 5 klasemen sementara dengan 11 poin. Sebuah pencapaian luar biasa pebalap Indonesia di balap perdana Moto3.
foto ; Honda Team Asia