X
    Categories: MOTOGP

Singa Dilivery RS-GP26, Isyarat Aprilia Racing Bersama Martin Dan Bezzecchi Tampil Kuat MotoGP 2026?

Aprilia Racing meluncurkan tim untuk balap MotoGP 2026 (15/1). Selain duet pebalap Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, livery tim salah satu yang diperkenalkan pada launching Aprilia Racing Team di MotoGP 2026 ini.

Livery Aprilia Racing untuk MotoGP 2026 mempertahankan warna ikonik Aprilia yaitu hitam. Ada tambahan penting hadirnya gambar singa yang merupakan simbol dari sejarah bagian DNA Aprilia Racing.

Selain itu juga mewakili ikatan yang kuat dengan daerah Leone Alato simbol Venesia, yang terletak hanya beberapa kilometer dari markas Aprilia Racing di Noale. Gambar Singa ini mencerminkan kekuatan, ketangguhan, tekad, dan keberanian.

Hadirnya gambar Singa di livery tim juga sebagai tekad tim yang tidak pernah menyerah, mampu dengan gigih mengatasi kesulitan dan muncul kembali bahkan lebih kuat dan lebih teguh.

Singa sendiri dikenal sebagai raja hutan. Di MotoGP 2026 ini, Aprilia bersama pebalapnya Jorge Martin dan Marco Bezzecchi siap menjadi Singa di kompetisi MotoGP 2026 nanti

“Kami menghadapi musim 2026 dengan kesadaran penuh tentang siapa kami dan ke mana kami ingin menuju. Kami datang dari musim 2025 yang solid yang memungkinkan kami mencapai tingkat daya saing yang sangat tinggi, dan tujuan kami sekarang adalah untuk bertarung di setiap balapan. Kami akan mengikuti dua jalur berbeda di garasi. Di satu sisi, kami ingin melanjutkan dari level yang sama seperti yang kami tinggalkan di akhir musim lalu bersama Marco, dan di sisi lain, kami akan membangun banyak hal bersama Jorge. Kami sangat percaya pada RS-GP26 dan kami yakin bahwa motor ini memiliki potensi besar, begitu pula para pembalap kami. Tahun lalu atau 2025 adalah musim terbaik Aprilia hingga saat ini. Aprilia Racing juga meraih posisi kedua di klasemen konstruktor tahun lalu dengan 418 poin, menembus angka 400 poin untuk pertama kalinya dalam sejarahnya,” kata Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing.

Aprilia Racing juga meraih posisi ketiga di Kejuaraan Pembalap dengan Bezzecchi mengumpulkan 353 poin. Hasi terbaik yang pernah diraih seorang pembalap dalam sejarah MotoGP Aprilia Racing. Total 19 podium, dengan tiga kemenangan Tissot Sprint dan empat kemenangan Grand Prix, serta lima pole position untuk menyamai rekor sebelumnya, menjadikan tahun ini sebagai tahun yang tak terlupakan.

Pabrikan ini juga meraih kemenangan ke-300 di semua kelas, mengakhiri tahun dengan 302 kemenangan. Mereka adalah pabrikan Eropa dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah balap Grand Prix.

“Saya senang akhirnya bisa kembali berbicara tentang motor. Saya tidak sabar untuk memulai dan kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, meskipun kami sebenarnya tidak pernah berhenti. Di Noale, perusahaan bekerja keras dan saya terus berlatih. Saya sangat termotivasi dan saya tidak sabar untuk bersenang-senang di atas sadel. Penutup musim 2025 sangat positif dan itu semakin meningkatkan kepercayaan diri kami. Tujuannya adalah untuk memulai musim dengan sebaik mungkin dan terus melakukan pekerjaan yang baik.” kata Marco Bezzecchi.

Jorge Martin rekan satu tim mengatakan. “Setelah pengalaman kami tahun lalu bersama Aprilia dan uji coba yang sangat penting di Valencia, tujuan kami sekarang adalah untuk terus berkembang bersama. Saya yakin akan ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan di awal musim, tetapi kami sangat menyadari di mana kami perlu meningkatkan diri. Ini akan menjadi tahun di mana saya ingin kembali berjuang untuk posisi teratas dan menang. Begitu saya dalam kondisi 100% fit, kami akan siap untuk apa pun.” ucapnya.

Aprilia RS-GP26 mewakili sebuah evolusi, dengan setiap detail didesain ulang agar mampu bertarung di level tertinggi dan memperkuat posisi Aprilia Racing di . Setiap bagian dari motor ini telah ditingkatkan, mulai dari aerodinamika yang lebih disempurnakan hingga arsitektur sasis dan bahkan hingga elektronik dan mesin V4, yang telah mengalami pengembangan ekstensif

foto : MotoGP

Rate this post
Kukuh Auto:
Related Post