Seri pembuka Asia Road Racing Championship (ARRC) dirampungkan Yamaha Racing Indonesia dengan meraih podium (10-12/4).
Hasil ini cukup mendongkrak motivasi untuk melangkah ke putaran berikutnya untuk meningkatkan pencapaian.
Podium berhasil diperoleh Candra Hermawan pada race 2 kelas AP250 menggeber Yamaha YZF-R3.

“Kami memulai rangkaian seri perdana ARRC 2026 dengan optimal, menghasilkan posisi grid menjanjikan. Raihan podium dan poin-poin penting diperoleh sebagai bukti perjuangan para rider di kelas SS600 dan AP250. Ada progress krusial yang terjadi di Sepang, ini mental yang sudah teruji dan pantang menyerah sampai akhir balapan. Langkah selanjutnya memperkuat persiapan dalam waktu sebulan sebelum seri berikutnya di Buriram pada Mei mendatang. Kami harus tetap optimis akan terus improve,” ungkap Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
AP250

Candra Hermawan memanfaatkan starting grid position ke-3 dengan baik hingga naik podium 3. Result ini membuktikan Candra mampu bangkit lagi setelah tidak menuntaskan balapan race 1 karena ban belakang motornya ditabrak oleh pembalap lain sampai terjatuh.
Saat race 2 Candra Hermawan menunjukkan skill bertarung di grup depan dari lap awal hingga akhir, didukung perbaikan set up suspensi dan mapping akurat. Podium 3 didapat.
“Senang sekali dua tahun terakhir selalu naik podium di Sepang, dimana tahun lalu saya raih di seri 5 merebut kemenangan race. Di tahap awal musim ini berlangsung baik bagi saya, harapannya konsisten supaya posisi semakin kuat di klasemen. Saya sangat bersemangat dan akan selalu mengerahkan skill secara maksimal untuk mencapai target,” kata Candra Hermawan

Sedangkan rekan setimnya Muhammad Fadhil Musyavi yang start dari grid 2 menempati posisi 5 race 2 berkat kondisi pemulihan yang sama dengan Candra Hermawan.
Ini merupakan koreksi yang membuahkan hasil positif memberikan poin berarti, setelah sebelumnya DNF race 1 karena saat mau masuk tikungan ban depan motornya menabrak ban belakang pembalap di depannya sehingga terjatuh.
“Setelah mendapatkan starting grid 2, tentunya saya berharap podium tapi karena insiden jadi DNF race 1. Tapi saya tidak patah semangat untuk bangkit lagi di race 2 yang menghasilkan poin. Seri 1 ini menjadi pelajaran berharga buat saya supaya terus maju untuk hasil lebih baik,” kata Muhammad Fadhil Musyavi .
Setelah merampungkan round 1, Candra Hermawan menempati peringkat 6 mengumpulkan 16 poin dan Muhammad Fadhil Musyavi posisi 11 dengan 11 poin klasemen sementara AP250.
SS600

Di kelas SS600 Wahyu Nugroho yang mengawali balapan dari grid 3 mencetak poin pada dua race berkat perolehan finish ke-4 race 1 dan ke-6 race 2.
Rider asal Boyolali Jawa Tengah itu memperlihatkan performa cukup solid, bertarung mengejar podium hingga lap terakhir.
Ketika race 2 ada kendala teknis menyebabkan banyak kehilangan waktu di trek.
“Hasil seri 1 Sepang cukup menggembirakan, saya mendapatkan poin berharga dalam persaingan ARRC musim ini. Set up motor yang maksimal menjadi evaluasi penting dari balapan di Sepang. Saya akan tetap berupaya pada putaran-putaran berikutnya agar bisa mengulang podium seperti tahun lalu dengan support tim yang solid,” kata Wahyu Nugroho.

Lalu bagi M Faerozi, terkendala technical problem mengakibatkan dia mendapatkan posisi grid 14 atau terakhir. M Faerozi DNS pada race 1. Berjuang kembali, M Faerozi memulai start dengan baik saat race 2 sempat bergabung dengan rombongan depan, sampai akhirnya finish P9.
“Start paling belakang namun masih bisa mengambil poin sangat saya syukuri. Untuk itu saya harapkan tidak terkendala problem teknikal agar mampu meraih hasil lebih baik di seri selanjutnya. Masih cukup banyak waktu melakukan perbaikan yang diperlukan karena musim ini masih panjang berjalan,” ucap M Faerozi
Di klasemen SS600, Wahyu Nugroho berada di urutan 7 mengoleksi 23 poin dan M Faerozi urutan 12 dengan 7 poin.
foto : Yamaha Indonesia
INDOREKOR Situs Event Otomotif